MENU| Home | Facebook

Saturday, 26 March 2016

Cerita Misteri Gunung Kelud


Berdasarkan legenda masyarakat setempat, Gunung Kelud terbentuk akibat pengkhianatan seorang putri bernama Dewi Kilisuci terhadap cinta dua raja yang bersaing untuk memperistrinya yaitu Lembu Suro dan Mahesa Suro. Dewi Suci adalah anak dari Jenggolo Manik. Dengan kecantikannya maka tidak heran ada dua orang raja yang bersaing memperebutkannya, hanya saja yang melamar bukanlah manusia normal, karena yang satu manusia berkepala lembu yaitu Lembu Suro dan satunya lagi manusia berkepala Kerbau yaitu Mahesa Suro.
Dewi Kilisuci yang enggan menerima lamaran mereka akhirnya membuat sayembara sulit, yaitu membuat dua buah sumur diatas puncak Gunung Kelud dimana sumur yang satu harus berbau wangi sementara sumur yang lain harus berbau amis dan sayembara ini harus direalisasikan hanya dalam satu malam saja.



Dengan kesaktian Raja Lembu Suro dan Mahesa Suro, sayembara tersebut disanggupi dan setelah bekerja semalaman maka keduanya berhasil menang dalam sayembara. Kemenangan dua orang raja tersebut tidak disukai oleh Dewi Kilisuci, hingga akhirnya Dewi Kilisuci satu syarat lagi yaitu dua orang raja tersebut harus membuktikan bahwa kedua sumur tersebut memang benar berbau wangi dan amis dengan mereka berdua harus masuk ke dalam sumur yang telah mereka buat.
Dengan adanya syarat tambahan, dua orang raja tersebut setuju dan mereka berdua masuk ke dalam sumur yang sangat dalam. Begitu mereka sudah sampai di dalam sumur maka Dewi Kilisuci memerintahkan pasukan Jenggala untuk segera menimbun keduanya dengan bebatuan yang mengakibatkan kematian Raja Lembu Suro dan Mahesa Suro. Namun, sebelum Raja Lembu Suro mati dia bersumpah disertai kutukan : “Baiklah besok orang-orang Kediri akan dapat balasan yang setimpal dari saya. Kediri akan menjadi sungai, Tulungagung akan menjadi danau, dan Blitar akan menjadi daratan. Berdasarkan legendar Lembu Suro maka masyarakat di lereng Gunung Kelud secara rutin pada tanggal 23 bulan Surau mengadakan tolak bala sumpah tersebut berupa Larung Sesaji.

Jalan Misteri

Di jalan misteri ini, benda yang berpotensi bergerak terutama benda bundar, bisa bergerak sendiri tanpa perlu digerakkan. Misalnya jika kendaraan mobil atau motor Anda dimatikan mesinnya dan posisi gigi netral akan berjalan sendiri meskipun jalan terlihat menanjak secara kasat mata. Banyak pendapat terkait Jalan Misteri di Gunung Kelud ini. Ada yang berpendapat Jalan Misteri mirip dengan Jabal Magnet di Arab, ada pula yang berpendapat fenomena ini karena ulah jin, ada pula yang berpendapat bahwa ada ilusi mata yaitu jalan yang secara kasat mata menanjak padahal sebenarnya jalan menurun.
jalan-misteri-gunung-kelud

Legenda Penunggu Buaya Putih di Kawah Gunung Kelud

Nama Gunung Kelud berasal dari kata “Jarwodhosok” yaitu dari kata “ke” (kebak) dan “lud” (ludira) yang artinya bila mura bisa merenggut banyak korban tidak berdosa. Menurut cerita penduduk setempat, kawah di Gunung Kelud ditungguin oleh sepasang buaya putih yang konon katanya merupakan jelmaan dari bidadari.
gunung-kelud
Berdasarkan legenda Gunung Kelud, dahulu pernah ada dua bidadari yang sedang mandi di telaga. Karena tidak bisa menjaga diri, akhirnya kedua bidadari ini melakukan perbuatan lesbian. Perbuatan kedua bidadari ini pada akhirnya diketahui oleh dewa, karena kesal maka dewa mengutuk seraya berkata “perbuatan kalian seperti buaya saja.” Tidak lama setelah ucapan dewa maka wujud kedua bidadari berubah menjadi dua ekor buaya putih yang kelak menjadi penunggu danau di Gunung Kelud.
Demikian cerita misteri Gunung Kelud yang banyak dibumbui oleh legenda mitos melalui kisah Dewi Kilisuci dan dua orang bidadari. Baca juga legenda Gunung Slamet.
READ MORE- Cerita Misteri Gunung Kelud

5 Kisah Hantu Mengerikan Tanpa Kepala

Dibeberapa belahan dunia banyak sekali yang menceritakan mengenai penampaakan atau kisah kisah mengerikan hantu yang tidak memiliki kepala, mulai dari cerita cara mereka mati yang mengerikan hingga penampakan hantu yang menghantui orang orang.
Nah berikut ini ada beberapa cerita mengerikan mengenai hantu tanpa kepala yang ada di Dunia, mau tahu hantu apa saja itu? Simak berikut ini:
1. Hantu jeruk purut
Pastur Kepala Buntung adalah sosok urban legend yang terkenal di kalangan masyarakat daerah Jeruk Purut, Jakarta. Sosok hantu yang tampak menenteng kepalanya sendiri ini konon kerap ditemui di Pemakaman Umum Jeruk Purut. Cerita misteri ini bahkan sudah menjadi kasak-kusuk di kalangan masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Menurut mitos, siapa pun yang ingin melihat hantu tanpa kepala ini harus datang dalam jumlah ganjil pada malam Jumat di Pemakaman Jeruk Purut.
2. Nukekubi
Dalam cerita rakyat Jepang, terdapat sebuah legenda makhluk pengisap darah yang disebut nukekubi atau dalam bahasa Indonesia berarti kepala berkeliaran. Pada siang hari, nukekubi akan menjelma layaknya manusia biasa. Pada malam hari, nukekubi akan melepaskan kepalanya dari lehernya dan terbang menjauh. Kepala Nukekubi akan melumpuhkan dan memasang korbannya.
3. Xing Tian
Pemimpin legendaris China Huang Di yang dikenal sebagai Kaisar Kuning diceritakan pernah bertempur melawan seorang raksasa tak bernama. Saat melawan raksasa itu, Huang Di sempat memenggal kepala si raksasa yang menyebabkan gunung-gunung di sekitarnya berguncang – saat kepala si raksasa jatuh ke tanah. Hebatnya, raksasa itu masih hidup dan berusaha merebut kembali kepalanya dari Huang Di. Sang kaisar pun tak mau kalah dan menyembunyikan kepala si raksasa ke dalam sebuah gunung. Raksasa tak berkepala itu tetap tak ingin menyerah dan ia pun berhasil bangkit menjadi? Xing Tian atau Si Tak Berkepala. Karena keberanian dan sikapnya yang pantang menyerah, sosok Xing Tian sangat dihormati oleh masyarakat China.
4. Dullahan
Dullahan adalah sosok hantu tak berkepala dalam legenda rakyat Irlandia. Dullahan adalah sosok hantu penunggang kuda tanpa kepala yang konon sering terlihat bepergian dengan menenteng kepalanya di satu tangan. Ia juga memegang sebuah cambuk yang terbuat dari tulang belakang manusia. Sosok hantu ini juga diidentikkan dengan simbol kematian. Dalam beberapa versi cerita, kuda dullahan juga dikabarkan tak memiliki kepala dan membawa peti mati, tengkorak, dan lilin.
5. Ewaipanoma
Konon seorang penjelajah Inggris bernama Sir Walter Raleigh pernah bertemu putra seorang kepala daerah yang mengaku telah diculik oleh sesosok makhluk tanpa kepala yang disebut Ewaipanoma. Menurut Raleigh, Ewaipanoma memiliki mata di bahu, mulut di dada, dan rambut panjang yang tumbuh di antara tulang belikat. Makhluk ini juga dipersenjatai busur panah sebagai alat pelindung diri.
Nah itulah ebberapa hantu hantu mengerikan yang tidak memiliki kepala.

 credit
READ MORE- 5 Kisah Hantu Mengerikan Tanpa Kepala

Hantu Kepala Anjing


     Kejadian seram ini dialami oleh seorang budak perempuan yang ketika itu umurnya baru mencecah empat tahun.  Berlaku disebuah kem tentera dipenghujung tahun 1974.

     Kem Terendak, Melaka ialah kem dikalangan kem-kem terawal di Malaysia.  Kem yang ketika itu didiami oleh Rejimen Askar Melayu Diraja.  Malaysia masih belum aman maka banyaklah anggota-anggota tentera masuk hutan dan meninggalkan anak dan isteri demi tugas.  Termasuklah ayah kepada budak perempuan ini yang saya namakan SERIAYU.

     Seriayu seorang budak perempuan yang suka menyendiri.  Suka ketempat yang sunyi sambil bermain dengan patungnya atau membelek-belek buku cerita disudut rumahnya.  Ia cukup takut dengan kucing jadi tak hairanlah kalau dia suka berkurung dirumah.  Ibunya sibuk dengan adik-adiknya yang masih kecil seramai tiga orang serta abang-abangnya dan kakak-kakaknya.  Ia anak kelima diantara tujuh adik-beradiknya.

     Pada bulan September 1974, kedengaran desas desus dikalangan isteri-isteri tentera bahawa pada malam bulan penuh akan kedengaran lolongan anjing yang cukup sayu dan menyeramkan tepat pada pukul 12.00 tengah malam.  Anggota tentera yang berkawal pernah terserempak dengan kelibat atau bayangan orang yang berkepala anjing.  Maka banyaklah isteri-isteri yang dihantar suami balik ke kampung halaman sementara menunggu ia reda.  Isteri-isteri yang suami masih dihutan terpaksa bergilir-gilir tidur dirumah sebelah mengikut giliran sambil masing-masing berjaga malam sambil mengaji termasuklah ibu kepada Seriayu.

     Pada hari itu abang kedua Seriayu membeli kad mainan yang ditikamnya.  Kad-kad kecil yang dibelakangnya seperti daun terup tetapi gambar didepan adalah gambar-gambar robot disimpannya dibawah katil dengan cermat sambil diperhatikan Seriayu dari jauh.  Ia tahu yang abangnya itu tidak akan membenarkan Seriayu melihatnya apatah lagi memegangnya kerana ia terlalu sayangkan kad itu, takut Seriayu melipat atau mengeronyok.

     Malam itu adalah malam giliran ibu Seriayu tidur dirumah jirannya, maka ibu Seriayu telah memandikan anak-anaknya serta diberi makan malam lebih awal.  Lebih kurang pukul 9.00 malam selepas sembahyang Isya' ibu Seriayu membawa anak-anaknya kerumah jiran sebelah tanpa ia sedari yang Seriayu tidak turut serta dan ia telah menggunci Seriayu didalam sendirian.  Ibu Seriayu berbual-bual dengan kawan karibnya dan ia masih belum perasan akan ketiadaan Seriayu memandangkan ia suka menyendiri.  Tepat pukul 12.00 tengah malam lolongan anjing mula kedengaran dan semakin lama lolongan itu semakin dekat dan kedengaran dinding-dinding rumah dicakar perlahan-lahan.  Ibu Seriayu mula cemas dan menangis perlahan-lahan bila ia menyedari yang anaknya kurang seorang iaitu Seriayu.  Kak Lijah jiran ibu memujuk ibu yang ia akan meneman ibu pulang kerumah mencari Seriayu bila lolongan anjing itu berhenti.

     Dirumah Seriayu leka bermain dengan kad-kad didalam bilik abangnya tanpa menyalakan lampu kerana bulan terang dan takut yang abangnya akan marah jika ia tahu.  Lolongan anjing kedengaran sangat dekat memandangkan bilik abangnya terletak dibelakang sekali.  Bilik itu tidak berlangsir dan dengan bantuan cahaya bulan yang terang Seriayu dapat melihat dengan jelas makluk disebalik tingkap.  Makhluk itu berbadan manusia tanpa baju dan dipenuhi bulu-bulu yang jarang -jarang tetapi kepalanya, kepala anjing dengan mata yang merah menyala seperti bebola api.  Nasib baik Seriayu bermain dengan kad dibawah katil dua tingkat milik abang-abangnya dan tingkap cermin nako itu terbuka sedikit maka dapat ia melihat dengan jelas disebalik tepi katil.  Kuku-kuku makluk itu sangat panjang dan ia melibas keudara dan mencakar-cakar dinding dibilik tersebut tetapi Seriayu diam terkaku tanpa mengeluarkan suara mahupun bergerak sehinggalah makhluk itu melolong buat kali terakhir lalu pergi.  

     Kedengaran namanya dilaung ibunya dengan suara yang cemas bercampur sedih lalu Seriayu keluar dari bawah katil terus memeluk ibunya sambil menangis.  Ia menceritakan kejadian yang dialaminya lalu selepas malam itu ibu Seriayu memasang langsir tebal dibilik abangnya dan mereka sekeluarga tidur dirumah sendiri didalam satu bilik sehinggalah ayah Seriayu balik dari bertugas.  Bilik belakang di pakukan papan lapis oleh ayah Seriayu dan heboh orang bercerita yang makluk itu adalah orang yang salah menuntut ilmu kebal dan ia telah melanggar pantang-larang maka ia berubah pada setiap malam bulan mengambang.

     Kejadian ini benar dan kenapa makhluk itu timbul dan muncul waallahuallam.

TAMAT..

yang benar..
Masryarnida
                      Lakaran penulis
                       Hantu Berkepala Anjing
READ MORE- Hantu Kepala Anjing